ORI Tuding Pemda DIY Lamban Tangani Sampah di TPST Piyungan

erfan erlin
ORI mengecek kondisi sampah yang ada di TPST Piyungan, Bantul. (foto: MPI/Erfan Erlin)

YOGYAKARTA, iNews.id - Ombudsman Republik Indonesia (ORI) mengecek Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) Piyungan, Bantul untuk melihat langsung kondisi dan penanganan sampah di tempat itu. Menyusul adanya kebijakan Pemda DIY yang menutup TPST Piyungan karena sampah sudah overload. 

Pengecekan dilakukan pimpinan ORI Indraza M Rais bersama dengan Perwakilan ORI DIY Budhi Masturi. Mereka bersama dengan Kementerian PUPR, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) serta Sekretaris Bersama Yogyakarta, Sleman dan Bantul (Sekber Kartamantul).

Pimpinan Ombudsman RI, Indraza M Rais mengatakan, TPST Piyungan sebenarnya sudah overload sejak 2012. Pemerintah setempat hanya mengambil inisiatif dengan menambah luasan untuk membuang dan menimbun sampah, tanpa inovasi pengolahannya. Bahkan ORI sudah mengeluarkan rekomendasi pada 2018 lalu. 

"Ternyata selama ini memang tidak dilakukan penguraian, konsep 3R (reduce reuse dan recycle) tidak berjalan. Sehingga yang masuk ke TPST jumlahnya sangat banyak," ujar dia.

Menurut Indraza, dalam pengelolaan TPST Piyungan tidak ada pemberdayaan masyarakat. Padahal konsep ini bisa  dilaksanakan dengan melibatkan masyarakat dengan memanfaatkan limbah-limbah kecil untuk meningkatkan nilai ekonominya.

Editor : Kuntadi Kuntadi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

ORI DIY Sebut Desentralisasi Pengelolaan Sampah Timbulkan Masalah Baru

57 tahun lalu

Pemda DIY Dorong Seluruh Kampus di Jogja Ramah Perempuan dan Anak

57 tahun lalu

Atasi Persoalan Sampah, Pemkab Bantul Gandeng Investor Taiwan

57 tahun lalu

Waduh, Zona Transisi 1 TPST Piyungan Sudah Penuh

57 tahun lalu

Pemda DIY Raih Juara Kedua Anugerah Layanan Investasi 2023

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal