Panglima Ukraina Sebut Rusia Berpotensi Gunakan Nuklir

Anton Suhartono
Pasukan Rusia berpotensi menggunakan senjata nuklir taktis dalam peeang di Ukraina. (Foto Ilustrasi : Reuters)

Serangan ke Krimea

Sementara itu Zaluzhnyi mengakui Ukraina bertanggung jawab atas serangkaian serangan terhadap pangkalan udara Rusia di Semenanjung Krimea pada bulan lalu. Krimea merupakan wilayah Ukraina uyang dicaplok Rusia sejak 2014.

Serangan itu mengincar beberapa pangkalan, termasuk satu yang terparah yakni fasilitas militer Saky.

Menurut Zaluzhnyi, serangan itu dilakukan menggunakan rudal atau roket, namun enggan menjelaskan lebih lanjut.

Sebelum pengakuan ini, pejabat Ukraina hanya memberikan isyarat keterlibatannya dalam serangan Krimea, bukan pernyataan resmi. 

"Kita berbicara tentang keberhasilan serangkaian serangan roket terhadap pangkalan udara musuh di Krimea, yang utama pangkalan udara Saky," ujarnya. 

Namun dalam catatan kaki artikel terdapat klarifikasi berisi bahwa peristiwa di Saky merupakan serangan gabungan yang terjadi pada 9 Agustus. Akibat serangan itu 10 jet tempur Rusia tak bisa digunakan lagi alias hancur.

Editor : Ainun Najib
Artikel Terkait
5 bulan lalu

Terkuak! WNA Ukraina Dibunuh 7 Orang di Bali, 6 Tersangka Buron ke Luar Negeri

5 bulan lalu

20 Jam Terapung di Laut, Turis Rusia Hilang Saat Surfing di Nusa Dua Ditemukan Nelayan

11 bulan lalu

Sosok Mayor Laut Firman Cahyadi Komandan KRI Sutanto-377, Lulusan Terbaik Seskoal Rusia

2 tahun lalu

Membongkar Sepak Terjang Geng Rusia di Bali, Selengkapnya di Morning News

2 tahun lalu

Weekend Story: Geng Rusia Beraksi di Bali, Jaringan Mafia Internasional ?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal