Pemkot Yogya Siapkan Shelter dan Strategi WFH bagi Tenaga Kesehatan

Agregasi Harianjogja
Para tenaga kesehatan

YOGYAKARTA, iNews.id - Wacana selter bagi tenaga kesehatan (nakes) masih terus dimatangkan Pemerintah Kota Yogyakarta. Dinas kesehatan memastikan kajian soal kebutuhan shelter nakes dan strategi work form home (WFH) telah dilakukan dan diajukan kepada Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kota Yogya.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Yogya, Emma Rahmi Aryani menjelaskan ada dua hotel pendidikan yang nantinya bisa dijadikan opsi sebagai shelter nakes. Pertama shelter sebagai asrama bagi nakes yang berdomisili di luar kita sifatnya seperti mes dan yang kedua bagi nakes yang terkonfirmasi positif Covid-19 tanpa gejala. 

"Ini belum bicara rinci tapi dari Pemkot Yogya sudah ada niat," katanya, Minggu (4/10/2020).

Emma menerangkan jika berfungsi sebagai asrama, maka shelter akan dihuni para nakes yang andil dalam penanganan Covid-19 dan bekerja di fasilitas kesehatan pemerintahan serta nakes yang rumahnya di luar kota.

"Nakes itu lah, misalnya rumahnya luar kota itu nanti bisa saja istirahatnya dalam waktu dua atau tiga atau bisa di situ, jadi tidak bolak balik misalnya ke Klaten atau Purworejo," katanya.

Editor : Nani Suherni
Artikel Terkait
2 bulan lalu

Nakes RSUD Umbu Rara Meha Sumba Timur Minta Maaf atas Komentar Viral Bully Pasien BPJS

2 bulan lalu

Minta Maaf, Norma Zahara Nakes RSUD Tasikmalaya Hujat Pasien BPJS Siap Disanksi

2 bulan lalu

Norma Zahara Nakes RSUD Tasikmalaya Viral Hujat Pasien BPJS Yurizal Minta Maaf

2 bulan lalu

Viral Nakes RSUD Tasikmalaya Hujat Pasien BPJS di Medsos, KDM Desak Sanksi Tegas

5 bulan lalu

Begal Sadis di Jeneponto Ditangkap, 2 Nakes Jadi Korban hingga Patah Tulang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal