Pemkot Yogyakarta akan Kembangkan Aplikasi Digital bagi UKM

Antara
Seorang perajin batik tengah mencanting motif batik di atas kain. (foto: iNews.id/Kuntadi)

Adanya sinkronisasi data ini juga memudahkan bagi pemerintah dalam melakukan intervensi. Pembinaan bagi UMKM juga akan lebih berkualitas dan tercapai efisiensi anggaran. Ke depan juga akan dilakukan pembagian kategori UKM di setiap wilayah. 

“UKM itu bisa mengakses pengumuman mengenai pelaksanaan pameran hingga jadwal pembinaan atau pendampingan tanpa harus melakukan pendampingan,” katanya.

Dinas Perindustrian Koperasi dan UKM tengah berupaya menetapkan sentra industri kecil dan menengah unggulan di tiap wilayah atau kecamatan. Saat ini, sudah ada 29 sentra industri kecil menengah unggulan di tiap wilayah yang sudah dipetakan, mulai dari usaha makanan, farmasi, tekstil, kerajinan kulit dan aluminium.

Editor : Kuntadi Kuntadi
Artikel Terkait
10 hari lalu

Sidang Kasus Daycare Little Aresha, 11 Pengasuh Menangis Minta Keringanan Hukuman

27 hari lalu

Kasus Pungli Parkir Foodtruck Bolosego di Alkid Jogja Dihentikan, Ini Alasannya

31 hari lalu

Detik-Detik Kebakaran Hamzah Batik Malioboro di Yogyakarta, Sempat Terdengar Letupan

31 hari lalu

Kebakaran Hamzah Batik Malioboro di Yogyakarta, Api Membesar dari Lantai Atas

2 bulan lalu

Kuota Pertalite Dibatasi, Pengemudi Ojol di Jogja Kelimpungan Cari BBM Bersubsidi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal