Polisi Usut Spanduk Bunuh Sultan dalam Demo Buruh di UIN Yogya

Heru Trijoko
Ratusan personel gabungan Polda DIY saat menyisir kampus UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta pascapecahnya kerusuhan dalam aksi Hari Buruh. (Foto-Foto: iNews.id/Heru Trijoko)

“Kita sudah negosiasi baik-baik dengan mereka. Apa sih aspirasinya. Tapi, belum selesai negosiasi tiba-tiba ada yang lempar molotov ke pos polisi hingga terbakar. Warga sekitar pun marah karena aksi itu merugikan warga,” kata Dofiri.

Kapolda juga berterimakasih kepada masyarakat sekitar yang membantu polisi dalam mengamankan para pelaku kerusuhan. “Terima kasih warga, tanpa perintah mereka sendiri yang kejar massa,” ucapnya.

Terkait spanduk bertuliskan “Bunuh Sultan” dalam aksi itu, Dofiri menilai tulisan di spanduk yang dibentangkan para pengunjuk rasa sangat ngawur dan melenceng dari tujuan unjuk rasa Hari Buruh. “Ngawur sekali itu. Ini kan jadi gak jelas apa sebenarnya aspirasi mereka. Yang jelas mereka sudah merusak fasilitas umum dan bawa molotov. Pasti kita tindak tegas,” tandasnya.

Sementara itu, situasi di sekitar lokasi aksi maupun kampus UIN Sunan Kalijaga hingga mala mini sudah berangsur-angsur kondusif dan kembali normal.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
3 jam lalu

Demo di Yogyakarta, Massa Duduki Titik Nol Kilometer

16 hari lalu

Sertijab di Polda DIY, Kombes Nanang Haryono Jabat Kapolresta Sleman

1 bulan lalu

Kecelakaan Maut di Kulonprogo, Pemotor Lansia Tewas Tabrak Truk Berhenti di Jalan

4 bulan lalu

Kronologi Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul Berujung Proses Hukum, 31 Saksi Diperiksa

4 bulan lalu

Polisi Gunakan KUHP Baru di Kasus Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul, Ini Pasal yang Diterapkan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal