Praktik Perdagangan Orang Mengancam, Dinsos Kulonprogo: Jangan Mudah Tergiur Pekerjaan

Kuntadi
Dinsos P3A Kulonprogo meminta masyarakat mewaspadai Tindak Pidana Perdagangan Orang. (foto: istimewa)

Pada 2021, banyak pekerja migran Indonesia yang dikirim ke Taiwan yang menjadi korban TPPO. Jumlahnya mencapai 100 orang. Untuk itulah dinas menggandeng Polres Kulonprogo terutama dalam pencegahan TPPO dan penanganan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak. 

Penjabat Bupati Kulonprogo, Tri Saktiyana mengingatkan masyarakat yang akan ke luar negeri untuk melengkapi dengan dokumen administrasi yang legal. Ini penting agar mereka tidak menjadi korban kejahatan imigran.

“Warga Indonesia yang bekerja di luar negeri rentan menjadi korban pelacuran di bawah umur, bekerja tanpa dibayar, disiksa, bahkan dibunuh,” kata Tri.

Editor : Kuntadi Kuntadi
Artikel Terkait
13 hari lalu

TPPO Modus Prostitusi Online di Jatim Terbongkar, Polisi Sita 38 Kondom

19 hari lalu

Dijanjikan Kerja di Salon Garut, Janda 2 Anak Diduga Dipaksa Layani 5 Pria Sehari

23 hari lalu

Jajakan Anak di Bawah Umur via Aplikasi Kencan, 2 Muncikari di Cianjur Ditangkap

1 bulan lalu

Pelarian DPO Kasus TPPO Berakhir, Ditangkap Tim Tabur Kejari Batam di Klub Malam

2 bulan lalu

Kapal Speedboat Bawa Pekerja Migran Tenggelam di Dumai, 2 Orang Tewas 1 Hilang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal