Rivalitas Kebablasan, Dua Nyawa Suporter Melayang di Bulan Agustus

erfan erlin
Para pelaku yang mengeroyok kelompok korban saat ditunjukkan di hadapan media. (Foto : MPI/erfan Erlin)

JN memprovokasi dengan mengatakan kepada rekannya jika ia sedang dikejar oleh suporter. JN bahkan menjadi pelaku yang menembakkan mercon ke arah rombongan korban ketika tengah berhenti di palang pintu menunggu kereta selesai melintas.

Ronny menerangkan, kematian yang diawali oleh ricuh antar suporter sepakbola bukan kali pertama terjadi bahkan sudah berulang. Rivalitas pendukung dua kesebelasan yang berhome base di DIY ini bukan kali ini saja membawa korban jiwa.

Awal Agustus ini, aksi penganiayaan juga terjadi di dekat swalayan Tambakbayan dan mengakibatkan seorang suporter bernama Tri Fajar Firmansyah meregang nyawa. Tri tewas usai mendapatkan perawatan selama 10 hari di rumah sakit.

"Akan kami dalami sampai seakar-akarnya. Tidak ada intervensi, tidak ada tebang pilih," tegas dia.

Editor : Ainun Najib
Artikel Terkait
2 hari lalu

Kesal Tak Diberi Salep, Oknum Kades di Bangkalan Diduga Pukul Perawat Puskesmas

13 hari lalu

Kasus Dokter Spesialis Aniaya Perawat di Cirebon Naik Penyidikan, 5 Orang Diperiksa

14 hari lalu

Dokter Spesialis di Cirebon Diduga Aniaya Perawat karena Cemburu Korban Punya Pacar Baru

14 hari lalu

2 Bocah di Karawang Diduga Aniaya Balita 3 Tahun hingga Masuk Rumah Sakit

14 hari lalu

Pembunuhan di Ogan Ilir, Ayah Tewas saat Lerai Anak yang Diduga Menyerang Kades

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal