Satpol PP Bantul Sita Ratusan Rokok Ilegal Sepanjang Razia Bulan Mei

Yohanes Demo
Satpol PP Bantul bersama tim penyidik Bea Cukai DIY saat melakukan razia sejumlah warung kelontong di wilayah Pajangan. (Foto : istimewa)

BANTUL, iNews.id- Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) Kabupaten Bantul berhasil menyita ratusan bungkus rokok ilegal dari para pedagang warung kelontong. Razia dilaksanakan sepanjang bulan Mei ini. 

Kepala Seksi Penindakan Penegakan Perundang-undangan Daerah Satpol PP Bantul, Sri Hartini mengatakan, total ada 287 bungkus rokok tanpa pita cukai yang disita dari pedagang. 

"Sepanjang Mei total ada 278 bungkus rokok ilegal yang kami sita selama tiga kali kegiatan razia," katanya, Kamis (25/5/2023). 

Dia menjelaskan, sebagaimana diatur dalam UU No 39/2007 tentang perubahan atas UU No. 11/1995 tentang Cukai, rokok yang tidak memiliki pita cukai dianggap sebagai barang ilegal, sehingga dilarang peredarannya.

Sri menyebut bahwa masih banyaknya peredaran rokok ilegal ini dikarenakan tingginya permintaan. Sebab, rokok-rokok ilegal ini bisa dibeli dengan harga murah. Para penjual memperoleh rokok-rokok itu dari berbagai sumber dan kebanyakan dari sosial media atau lokapasar daring. 

"Biasanya kucing-kucingan. Penjual tidak mau menerima pembeli yang tidak diketahui. Mereka hanya jual sama yang sudah kenal dan langganan," ujarnya.

Editor : Ainun Najib
Artikel Terkait
1 hari lalu

Bea Cukai Bakar 255 Karung Pakaian Bekas Ilegal Asal Malaysia

24 hari lalu

Terbongkar! 560.000 Batang Rokok Ilegal Diselundupkan lewat Jalur Laut ke Lombok

25 hari lalu

Razia Rutan Salatiga, Petugas Sisir Kamar Warga Binaan Cegah Barang Terlarang

2 bulan lalu

Bea Cukai Mataram Musnahkan 6,7 Juta Batang Rokok Ilegal, Kerugian Negara Rp8,3 Miliar

3 bulan lalu

Tercium Aroma Tembakau, Truk di Tol Banyumanik Ketahuan Bawa 3,28 Juta Rokok Ilegal

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal