Tiap Desa di Bantul Wajib Miliki Sistem Pengelolaan Sampah

Antara
Kondisi TPST Piyungan yang overload. Pemkab Bantul menginstruksikan setiap desa memiliki sistem pengelolaan sampah sendiri.(Foto : iNews.id/Ainun Najib)

Dia mengatakan, setiap rumah tangga juga harus mempunyai kantong kantong sampah yang terpilah sesuai jenisnya, agar misalnya sampah organik atau sisa-sisa makanan ini bisa digunakan diantaranya untuk pakan peternakan.

"Dan sudah banyak desa-desa yang masyarakat berternak. Kemudian sampah non-organik seperti plastik, kertas, logam, kaca ini sudah ada perusahaan yang menampung untuk bahan baku, sehingga budaya pemilahan itu dilakukan sejak dari rumah tangga," katanya.

Bupati Bantul mengatakan, jika semua sampah ini termanfaatkan kembali atau bisa dijual kembali, otomatis tidak diperlukan lagi tempat pembuangan akhir sampah, bahkan masyarakat akan kembali mendapatkan manfaat dari pengelolaan sampah itu.

Editor : Ainun Najib
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Sampah Berserakan Usai Konvoi Kemenangan Persib Bandung, Botol hingga Sisa Mercon

57 tahun lalu

Kehabisan Bekal, Sejoli asal Kolombia Ditangkap saat Ngamen di Lampu Merah Bantul

57 tahun lalu

Tragis! Diajak Kakek Cari Rumput, Bocah di Bantul Tewas Tertimpa Buis Beton

57 tahun lalu

Tepergok Buang Sampah Sembarangan, Pengendara Mobil Cekcok dengan Warga di Labuhanbatu

57 tahun lalu

Terungkap Motif Pembunuhan di Bantul, Pelaku Tersinggung Ucapan Korban saat Pesta Miras

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal