Karel Mainaky menilai performa tersebut sebagai progres besar.
“Penampilan Ana/Trias di Malaysia Open 2026 sudah cukup baik, mengalahkan Pearly/Thinaah di rumah mereka merupakan pencapaian yang bagus karena tidak mudah. Secara performa terus berkembang tapi secara tidak sadar mereka belum yakin kalau mereka itu bisa,” kata Karel, dikutip dari rilis resmi PBSI, Senin (12/1/2026).
Meski begitu, Karel menyoroti aspek kematangan bermain. Menurut dia, Ana/Trias masih perlu memperbaiki kontrol emosi dan pengambilan keputusan di lapangan, terutama saat menghadapi lawan papan atas.
“Terlihat saat bertemu Lee So Hee/Baek Ha Na (Korea Selatan), ketika lawan mulai main dengan pola pancingan untuk Ana/Trias menyerang duluan, Ana/Trias malah jadi nafsu untuk ingin cepat matikan dan lupa kalau mereka dapat poin itu dari bertahan baru balik serang,” tutur Karel.
“Bicara simplenya ya masih kalah matang. Ini yang masih harus terus diperbaiki,” tambahnya, menegaskan fokus evaluasi ke depan.
Dengan waktu persiapan yang ada, Karel berharap Ana/Trias tampil lebih solid di Indonesia Masters 2026 yang digelar pada 20–25 Januari 2026. Turnamen kandang dinilai sebagai momentum penting sektor ganda putri.
“Saya berharap di Indonesia Masters, Ana/Trias bisa lebih baik, begitu juga dengan ganda putri lainnya. Saya menargetkan bisa ada gelar juara,” tutup Karel, menegaskan ambisi besar ganda putri Indonesia di hadapan publik sendiri.