Namun, keterbatasan variasi permainan membuat dia kesulitan saat lawan kembali menemukan ritme. Dia harus bekerja ekstra keras mengejar bola di momen krusial.
“Tapi memang tidak banyak pilihan pola permainan yang bisa saya mainkan jadi ketika dia kembali menemukan ketenangannya, saya mulai kesulitan dengan banyak harus berlari mengejar bola,” ungkapnya.
Ginting juga menegaskan tidak ada tekanan berlebih saat masuk lapangan. Dia memilih fokus pada tantangan menghadapi lawan yang secara peringkat berada di atas.
“Sejujurnya tidak ada tegang yang besar saat masuk lapangan karena memang semua di tunggal peluangnya 50-50. Dengan peringkat mereka yang lebih tinggi di atas kertas memang jadi tantangan dan itu yang saya pikirkan,” katanya.
Dia menambahkan fokus utamanya adalah menjalankan strategi yang sudah dipersiapkan selama latihan di Jakarta tanpa memikirkan skor besar pertandingan.
“Tidak mau berpikir match pertama seperti apa, match kedua seperti apa. Saya mau coba challenge diri saya sendiri tadi di lapangan. Apa yang sudah dilatih di Jakarta, di training camp, apa yang sudah dipersiapkan coba buat diterapkan tanpa fokus ke skor besarnya,” pungkasnya.