“Target terdekat kami ada Sirnas dan FIP Bronze pada Juli. Targetnya tentu bisa meraih prestasi di sana,” katanya.
FIP Bronze menjadi pintu masuk penting karena masuk kalender resmi Federasi Internasional Padel. ASC pun mulai memetakan jalur turnamen internasional yang paling strategis untuk diikuti para atlet.
“Kami tidak hanya bermain di Indonesia. Nantinya kami akan memilih turnamen FIP yang paling strategis untuk diikuti. Seperti Armando yang sekarang sedang bertanding di Shanghai, ke depan akan ada turnamen-turnamen seperti itu lagi,” tutur Ali.
ASC menargetkan memiliki 24 atlet dalam skuad utama yang terbagi ke dalam 12 pasangan, terdiri dari delapan pasangan putra dan empat pasangan putri. Proses rekrutmen dibuka luas untuk atlet dari berbagai daerah di Indonesia.
“Semua bisa ikut, baik dari komunitas maupun individu. Pencarian atlet dilakukan di seluruh Indonesia,” ucapnya.