Mahfullah meminta POBSI Sumut memperkuat sinergi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara serta KONI Sumut. Kolaborasi tersebut terutama diarahkan untuk menyusun program pembinaan menuju PON XXII 2028 NTB-NTT.
“Kami berharap POBSI Sumatera Utara dapat bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan KONI Sumatera Utara untuk meningkatkan prestasi dan perolehan medali, khususnya dalam persiapan menghadapi PON 2028 NTB-NTT,” katanya.
Ketua KONI Sumut Kol (Purn) Hatunggal Siregar menegaskan biliar merupakan salah satu cabang olahraga andalan Sumatera Utara. Pada PON XXI Aceh-Sumut 2024, biliar Sumut menyumbangkan enam medali emas, satu perak, dan 10 perunggu.
KONI Sumut pun akan memberikan perhatian terhadap persiapan atlet POBSI Sumut menghadapi Kejurnas 2026. KONI Sumut juga siap melepas keberangkatan kontingen dan Ketua KONI Sumut direncanakan hadir langsung menyaksikan perjuangan atlet di Jakarta.
“Bilamana hasilnya sesuai target, yakni juara umum atau memperoleh lima medali emas Kejurnas, kami akan hadir langsung memberikan support karena ini membawa nama Sumatera Utara,” ujarnya.
KONI Sumut tidak memberikan target khusus untuk Kejurnas 2026. Namun, sasaran jauh lebih tinggi sudah dipasang untuk PON XXII 2028 NTB-NTT.
“Tetapi untuk PON 2028 nanti kami targetkan delapan medali emas,” tegasnya.