Turnamen Prancis Terbuka (Roland-Garros) 2020 terpaksa berubah jadwal (Foto: Essentially Sports)
Fitradian Dhimas Kurniawan

PARIS, iNews.id - Ajang Grand Slam Prancis Terbuka 2021 resmi ditunda sepekan. Kebijakan itu diambil Federasi Tenis Prancis (TFT) dengan tujuan menarik lebih banyak penonton. 

Awalnya turnamen yang diadakan di Roland Garros itu berlangsung 17 Mei hingga 6 Juni. Namun kini diundur sepekan menjadi 24 Mei sampai 13 Juni.

Presiden TFT Gilles Moretton berharap situasi pandemi Covid-19 akan lebih kondusif jika diundur sepakan. Dengan demikian bakal lebih banyak penonton yang berani hadir ke Rolland Garros untuk menyaksikan Novak Djokovic dan kawan-kawan.

“Saya berdiskusi dengan otoritas publik dan badan tenis internasional beserta rekan media, untuk menunda Prancis Terbuka 2021 hingga satu pekan,” kata Moretton dikutip dari BBC, Kamis (8/4/2021).

“Hal ini memberikan waktu lebih banyak hingga situasi kesehatan lebih baik. Kami harus mengoptimalkan peluang agar bisa menyambut penonton di Roland Garros yang baru mengalami renovasi,” ujarnya.

Moretton tentu menyadari peran penting dari penonton. Dia yakin banyaknya penonton akan membuat Prancis Terbuka 2021 lebih semarak.

“Bagi penggemar, pemain dan atmosfer. Kehadiran penonton sangat penting bagi turnamen kami ini. Turnamen ini akan menjadi gelaran paling penting di musim semi ini,” tutur Moretton.

Dengan begitu turnamen Prancis Terbuka mengalami penundaan untuk dua kali secara beruntun. Edisi 2020 juga mengalami penundaan karena pandemi. Namun, pada akhirnya turnamen bisa digelar pada September 2020.


Editor : Reynaldi Hermawan

BERITA TERKAIT