Medali emas berikutnya datang dari pasangan Rina Marlina/Subhan yang tampil di nomor ganda campuran SH6. Mereka sukses menundukkan pasangan China, Lin Shuangbao/Zheng Qingtao.
Sementara itu, Suryo Nugroho/Muh Al Imran melengkapi keberhasilan para bulu tangkis setelah menjuarai nomor ganda putra SL3-SU5. Pasangan Indonesia tersebut mengalahkan wakil Korea Selatan, Shin Kyung Hwan/Cho Nadan.
Emas ke-14 Indonesia kemudian dipersembahkan Partin Muhlisin dari cabang para atletik. Pelari asal Magelang, Jawa Tengah, itu menjadi yang tercepat pada nomor lari 100 meter putra T63 dengan catatan waktu 12,37 detik sekaligus memecahkan rekor Asian Para Games.
Keberhasilan para atlet tersebut mendapat apresiasi dari Erick Thohir. Dia menilai perjuangan kontingen Indonesia menunjukkan semangat tinggi untuk terus meraih prestasi meskipun target pemerintah sudah berhasil dilewati.
"Dari target tujuh emas yang kita tetapkan, sekarang kita sudah melampauinya. Saya bangga dengan semangat juang para atlet kita. Mereka tidak berhenti ketika target tercapai, tetapi terus berusaha memberikan yang terbaik untuk Indonesia," kata Erick dikutip dari keterangan resmi Kemenpora.