Ganda putra Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto sebut satu kerugian usai kalahkan seniornya Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon. (Foto: Twitter/@INABadminton)
Andika Rachmansyah

ODENSE, iNews.id – Ganda putra Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto sebut satu kerugian usai kalahkan seniornya Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon di final Denmark Open 2022. Dia mengaku harus mentraktir makan malam.

Fajar/Rian jadi juara di Denmark Open 2022. Pasangan nomor enam dunia itu menang dua gim langsung dengan skor 21-19 dan 28-26.

Namun menariknya, Fajar membeberkan kerugiannya bersama Rian setelah keluar sebagai juara Denmark Open 2022. Pemain kelahiran Bandung itu mengatakan kalau pada ganda putra terdapat tradisi mentraktir makan malam ketika berhasil kalahkan kompatriotnya sendiri.

“Kami selalu makan malam bersama. Yang menang harus bayar dan traktir sisanya,” ucap Fajar sambil tertawa, dikutip dari laman resmi BWF, Senin (24/10/2022).

Gelar juara tersebut sekaligus mempertajam pencapaian Fajar/Rian di tahun ini. Sebab, gelar juara Denmark Open 2022 merupakan gelar keempat mereka dari delapan partai final di tahun ini.

Sebelumnya, Fajar/Rian meraih titel juara di ajang Swiss Open, Indonesia Masters, dan Malaysia Masters 2022. Berkat pencapaian manisnya itu, mereka memastikan tempat di BWF World Tour Finals 2022.

Sementara itu, perjuangan Fajar/Rian belum berakhir sampai di sini. Terdekat, duet yang akrab disapa Fajri ini akan berjuang di French Open yang berlangsung 25 sampai 30 Oktober 2022. Fajri akan menantang MR Arjun/Dhruv Kapila di babak pertama.

“Kami ingin menambahkan lebih banyak gelar, kami tidak ingin berhenti di empat (gelar juara). Ini adalah tahun terbaik untuk kami, tetapi kami ingin tahun-tahun mendatang menjadi lebih baik lagi,” kata Fajar.

“Kami tidak akan merayakan terlalu lama. Ada lebih banyak hal yang harus dicapai, terutama dengan datangnya French Open. Kami harus tetap fokus," Rian menambahkan.



Editor : Reynaldi Hermawan

BERITA TERKAIT