Sekretaris Jenderal PBSI, Achmad Budiharto (Foto: PBSI)

Gara-Gara Virus Corona, PBSI Sibuk Atur Ulang Jadwal Kejuaraan

Bagusthira Evan Pratama

JAKARTA, iNews.id - Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) punya banyak pekerjaan rumah. Mereka harus menyusun ulang program latihan dan jadwal kejuaraan baik nasional maupun internasional.

Hal ini terjadi karena beberapa kejuaraan yang seharusnya digelar dari Maret hingga Mei 2020 ditunda akibat virus corona. Selain itu, Olimpiade 2020 juga digeser hingga musim panas tahun depan sehingga memengaruhi program persiapan.

"Pasti akan ada penyesuaian. Dengan situasi seperti ini, kami akan menentukan mana yang menjadi skala prioritas," kata Achmad Budiharto, Sekretaris Jenderal PBSI.

Hingga saat ini PBSI masih menunggu pengumuman resmi dari Federasi Bulutangkis Dunia (BWF) mengenai kepastian proses kualifikasi olimpiade, sistem ranking Race to Tokyo, hingga pengaturan ulang jadwal turnamen yang ditunda. Dengan begitu, PBSI bisa menyesuaikan turnamen-turnamen yang akan digelar di dalam negeri.

"Semua tergantung dari masa darurat Covid-19. PP PBSI baru bisa memutuskan setelah kondisi darurat telah selesai," kata Budiharto dalam rilis PBSI.

"Untuk menyusun jadwal turnamen baik yang internasional maupun nasional, kami harus menunggu konfirmasi jadwal turnamen internasional dari BWF. Karena jadwal turnamen nasional juga harus diatur dan disesuaikan dengan turnamen internasional yang diselenggarakan di Indonesia," tuturnya.


Editor : Bagusthira Evan Pratama

BERITA TERKAIT