Sayangnya, Ester masih tertinggal dari Bing Jiao di interval game kedua dengan skor 9-11. Selepas jeda, pemain kelahiran Jayapura ini cukup kesulitan keluar dari tekanan sehingga makin tertinggal menjadi 9-15.
Upaya Ester untuk mengejar ketertinggalannya itu masih belum berbuah manis. Dia harus takluk dari Bing Jiao di game kedua dengan skor 15-21. Pertandingan pun berlanjut ke game penentuan.
Di game ketiga, kedua pemain bermain cukup sengit dengan saling kejar-kejaran angka. Kejar-kejaran poin terus tersaji sampai skor 10-10. Sampai akhirnya, Bing Jiao mampu mencapai interval game lebih dulu dengan keunggulan 11-10.
Usai interval, Ester berhasil membalikkan keadaan menjadi 13-11. Tapi setelah itu, Bing Jiao kembali berbalik unggul 17-14. Hasil akhirnya, Ester harus tumbang dari utusan China itu dengan skor 17-21.
Hasil ini membuat Indonesia takluk dari China di partai final dengan skor 0-3. Kendati begitu, perjuangan tim bulu tangkis putri Merah Putih tetap layak diapresiasi karena sukses mencatat sejarah. Setelah penantian 16 tahun, akhirnya Indonesia kembali ke babak final Uber Cup 2024.