IOC Larang Atlet China Pakai Pin di Olimpiade Tokyo, Kok Bisa?

Antara
Komite Olimpiade Internasional (IOC) melarang atlet China untuk mengenakan pin selama beraksi di Olimpiade Tokyo 2020. Lebih spesifiknya yakni Pin Mao Zedong. (Foto: Straitstimes)

"Kami juga telah menerima jaminan bahwa itu tidak akan terjadi lagi. Dengan ini, IOC mempertimbangkan kasus ini selesai," lanjut Christian Klaue.

Klaue tidak mengklarifikasi apakah IOC menganggap perilaku itu telah melanggar aturan mereka. Untuk Olimpiade Tokyo, IOC telah melonggarkan aturan terkait gestur atau ekspresi bermuatan politik, seperti ketika atlet berlutut untuk melawan rasisme sebelum Olimpiade berlangsung.

Akan tetapi, gestur seperti itu tetap terlarang di podium. IOC pada awalnya mengatakan mereka akan meninjau ulang kasus atlet Amerika Serikat peraih medali perak tolak peluru Raven Saunders.

Dia mengangkat lengannya membentuk huruf X di podium yang disebut sebagai pesan solidaritas terhadap "orang-orang tertindas".

Namun, IOC menangguhkan tinjauannya setelah Saunders mengungkapkan kematian dari ibundanya.

Editor : Reynaldi Hermawan
Artikel Terkait
12 hari lalu

6 Medali Asian Games 2026 Belum Cukup, PBSI Pasang Target Gila di Olimpiade LA 2028

1 bulan lalu

20 Talenta Vokasi Indonesia Dikirim ke China, Adu Keterampilan dengan 80 Negara

3 bulan lalu

NOC Indonesia Resmi Tunda Kongres hingga 2029, Demi Medali Olimpiade Los Angeles 2028

6 bulan lalu

Pesan Prabowo ke Ketum IPSI Penerusnya: Bawa Pencak Silat ke Olimpiade

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal