Tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie (Foto: PBSI)
Rivan Nasri Rachman

BIRMINGHAM, iNews.id Jonatan Christie dan kawan-kawan dipaksa mundur dari All England 2021. KBRI London meminta mereka untuk mematuhi kebijakan tersebut.

Wakil Indonesia tak bisa berpartisipasi di All England setelah berada dalam satu pesawat dalam penerbangan ke Birmingham, Inggris. Layanan Kesehatan Masyarakat Britania Raya (NHS) meminta mereka untuk isolasi mandiri selama 10 hari.

Hal tersebut memaksa seluruh wakil Indonesia untuk mundur. BWF dan All England tak bisa berbuat banyak karena itu merupakan kebijakan pemerintah Inggris.

PBSI dan Kemenpora langsung meminta tolong KBRI di London untuk menyelesaikan masalah tersebut. Sayang, KBRI setempat juga tak bisa membantu.

“Sebelum berangkat Tim Indonesia yang tampil di All England sudah divaksin dua kali di Jakarta dan saat datang juga negatif saat di Swab, tetapi hasil tracing mengindikasikan pernah satu pesawat dengan orang yang diduga terpapar Covid-19," bunyi hasil pembicaraan Kemenpora dengan pihak KBRI di London, dikutip dari laporan yang diterima Okezone, Kamis (18/3/2021).

"Maka sesuai aturan, terpaksa harus terkena karantina tambahan. Kewajiban karantina ini karena dalam trace and track terdeteksi berkontak dengan orang yang kemudian dinyatakan positif Covid-19. Keputusan bersifat final, tidak dapat digugat, dan pemberlakuan sanksi bagi pelanggar. NHS tidak diskriminatif dalam menerapkan aturan ini," tambah keterangan dari Kemenpora.

Kemenpora menambahkan, ada 20 dari 24 anggota Tim Indonesia yang mendapatkan email dari NHS untuk melakukan isolasi mandiri. Perhitungan isolasi mandiri pun dimulai sejak pertama kali Tim Indonesia satu pesawat dengan orang yang terpapar virus corona yakni Sabtu (10/3/2021).

Jadi, para atlet dan ofisial Tim Indonesia setidaknya harus melakukan isolasi mandiri hingga, Selasa (23/3/2021). Manajer Tim Indonesia di All England Ricky Soebagdja mengatakan saat ini para atlet sudah berada di hotel untuk mematuhi perintah isolasi mandiri tersebut.

"Semua atlet melakukan isolasi mandiri di Crowne Plaza Birmingham City Centre, terhitung 10 hari sejak kedatangan tim ke Birmingham," tutur Ricky.

"Namun dapat dipastikan, keadaan seluruh tim Indonesia yang berada di Birmingham saat ini dalam keadaan sehat dan baik-baik saja. Hal ini merupakan kejadian luar biasa menyakitkan dan mengecewakan bagi kami semua," ucapnya.


Editor : Reynaldi Hermawan

BERITA TERKAIT