Marquez juga menjelaskan, balapan tidak selalu menjadi sesi paling menguras fisik. Ketika harus mengendalikan penurunan performa ban, pembalap cenderung lebih berhati-hati mengatur tenaga mesin dan cara berkendara sehingga otot tidak bekerja seberat pada sesi lain.
Meski begitu, situasi Martin mendorongnya mengerahkan kemampuan maksimal. Bagi Marquez, meraih kemenangan ketika pesaing hanya bisa menyaksikan dari garasi memberikan keuntungan tambahan dalam persaingan.
Ancaman gelar juga tidak hanya datang dari Martin. Marquez menaruh perhatian pada Marco Bezzecchi karena seri-seri berikutnya berlangsung di lintasan yang cocok dengan kecepatan pembalap Aprilia tersebut.
“Masih ada banyak poin yang bisa diperebutkan. Sangat penting tampil baik akhir pekan ini, bukan hanya karena Jorge tidak berada di sini, tetapi juga untuk menjaga Bezzecchi tetap terkendali. Sekarang kami menuju lintasan tempat Marco sangat cepat,” ujarnya.
Perjalanan kebangkitan Marquez sejak 2024 kembali menjadi perhatian, termasuk persoalan saraf pada bahu kanan yang membutuhkan operasi. Dia mengaku sempat sangat menderita akibat masalah tersebut pada bagian awal musim.