PBVSI memandang naturalisasi sebagai salah satu cara mempercepat peningkatan daya saing tim nasional. Kehadiran pemain baru diharapkan meningkatkan kualitas tim sekaligus menciptakan persaingan sehat bagi atlet lokal.
Imam menegaskan program tersebut menjadi bagian dari proyek jangka panjang federasi. Fokus utama diarahkan pada pembentukan tim yang mampu bersaing di Olimpiade Brisbane 2032.
“Kami memiliki proses panjang menuju Olimpiade Brisbane 2032. Karena itu kami mempersiapkan tim yang kuat dan sekaligus membangun motivasi bagi atlet nasional,” katanya.
Empat pemain yang masuk radar PBVSI berasal dari Brasil. Federasi memilih negara tersebut karena memiliki tradisi kuat dalam olahraga voli.
Imam menjelaskan calon pemain yang dipantau masih berusia muda. PBVSI menargetkan atlet sekitar 17 tahun agar memiliki masa pengembangan panjang hingga mencapai usia puncak performa pada 2032.
“Kami mencari pemain yang masih sangat muda, sekitar umur 17 tahun. Dengan usia itu mereka memiliki waktu panjang untuk berkembang,” ucapnya.