JAKARTA, iNews.id - Prestasi Iko Uwais dalam olahraga pencak silat sudah tidak diragukan lagi. Sebelum menjadi aktor sukses seperti saat ini, Iko Uwais mengawali kariernya di bidang olahraga pencak silat.
Karena kepiawaiannya dalam bersilat, Iko Uwais dipercaya membintangi berbagai judul film laga tanpa stuntman. Hal inilah yang membuatnya begitu dilirik menjadi pemeran dalam beberapa film laga besutan sutradara Hollywood.
Lantas, bagaimana prestasi Iko Uwais dalam olahraga bela diri pencak silat? Simak rangkuman dari iNews.id berikut ini yang dilansir dari berbagai sumber.
Iko Uwais memiliki darah seni bela diri pencak silat dari kakeknya, Achmad Bunawar yang merupakan pendiri padepokan silat di daerahnya. Ketertarikannya dalam dunia silat ia wujudkan dengan mempelajari ilmu bela diri tersebut di padepokan silat Betawi milik pamannya, Tiga Berantai pada usia 10 tahun.
Setelah bertahun-tahun mempelajari pencak silat, pria kelahiran 12 Februari 1983 tersebut mencoba semakin menunjukkan kebolehannya dengan mengikuti berbagai kompetisi. Dari kompetisi tersebut, Iko Uwais berhasil menjadi juara ketiga pada Kejuaraan Daerah Antar Perguruan DKI Jakarta di tahun 2003, juara pertama dalam Turnamen Silat Provinsi Jakarta di tahun 2003, hingga Penampilan Terbaik Kategori Dewasa Tunggal pada Festival Pencak Silat Cibubur di tahun 2005.
Tak hanya di Indonesia, ia juga berpartisipasi dalam beragam ajang pencak silat di Inggris, Rusia, Laos, Kamboja, dan Prancis. Kepiawaiannya dalam bela diri membuatnya akhirnya bertemu dengan sutradara Gareth Evans di tahun 2007.
Sutradara inilah yang menjadikan Iko Uwais pemeran dalam film ‘Merantau’ (2007). Puas dengan kinerja Iko Uwais, Gareth Evans kembali menggandeng aktor tersebut dalam proyek film berjudul ‘The Raid’ (2011).