Namun, upaya tersebut belum mampu menghentikan dominasi tuan rumah. Jepang tetap tampil efektif dengan kualitas pemain seperti Yuto Kawashima yang sulit dihentikan oleh lini pertahanan Merah Putih.
Indonesia hanya mampu mencetak 12 poin pada kuarter kedua, sedangkan Jepang kembali menambah 26 angka. Hingga jeda pertandingan, Jepang sudah unggul jauh 55-21 atau selisih 34 poin.
Pada babak kedua, David Singleton terus mencoba mencari komposisi terbaik dengan melakukan rotasi pemain. Andakara Prastawa, Vincent Kosasih, serta pemain naturalisasi Lester Prosper dan Anthony Beane mendapat kesempatan untuk memperkecil jarak.
Namun, Jepang tetap mampu mengendalikan jalannya pertandingan. Ketika Indonesia memperkuat pertahanan zona, Jepang masih memiliki solusi melalui tembakan jarak jauh.
Kazuma Tsuya menjadi salah satu pemain Jepang yang mampu memanfaatkan celah pertahanan Indonesia. Dia beberapa kali mencetak angka melalui tembakan tiga poin yang membuat Garuda semakin sulit mengejar.