Tontowi Ahmad Pensiun, PBSI: Dia Sudah Harumkan Nama Bangsa

Fitradian Dimas Kurniawan
Tontowi Ahmad. (Foto: PBSI)

Budiharto menganggap prestasi Owi/Butet pada Olimpiade 2016 sangat berarti bagi dunia bulutangkis Indonesia. Hal itu membuat Owi merupakan salah satu dari sedikit pebulutangkis Indonesia yang bisa menorehkan prestasi di level internasional.

“Puncak prestasi Tontowi adalah di Olimpiade Rio 2016. Setelah di Olimpiade London 2012 kita gagal menyumbang medali dari bulutangkis, di tahun 2016 bersama Liliyana, Tontowi berhasil mempersembahkan medali emas. Itu adalah jasa yang sangat dihargai oleh PBSI dan seluruh bangsa Indonesia,” ujarnya.

“Tontowi adalah seorang pekerja keras, tekun, tidak pernah mengenal lelah, terutama kalau dia sedang dapat tantangan. Saya kira ini bisa menjadi contoh teladan bagi atlet-atlet muda, kerja keras dan disiplinnya patut dicontoh,” ucap Budiharto.

Editor : Abdul Haris
Artikel Terkait
All Sport
12 jam lalu

Konflik Timur Tengah Memanas, PBSI Pastikan Keberangkatan Atlet ke Swiss Open Aman

All Sport
3 hari lalu

Taufik Hidayat Murka Dugaan Pelecehan Seksual di Pelatnas Panjat Tebing, Minta Sanksi Tegas

All Sport
11 hari lalu

Panas! Atlet Non-Pelatnas Tak Diajak Aklimatisasi All England 2026

All Sport
13 hari lalu

PBSI Rombak Struktur Pelatih Ganda Putra, Chafidz Yusuf Masuk Tim Utama

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal