Prestasi Kevin mencapai semifinal itu juga mengukir sejarah bagi dunia bulu tangkis Guatemala bahkan benua Amerika. Dia menjadi satu-satunya atlet bulu tangkis asal benua Amerika.
Namun cerita dongeng Kevin harus terhenti di semifinal. Dia tumbang dari jagoan Denmark Viktor Axelsen. Kemudian dia kembali kalah diperebutan perunggu dengan tunggal putra Indonesia Anthony Sinisuka Ginting.
Penampilan heroik di Olimpiade Tokyo itu membuat peringkat Kevin naik drastis. Kini dia berada di peringkat 45 dunia atau naik 14 strip dari peringkat sebelum Olimpiade.
Meski demikian, namanya telah menjadi daya tarik tersendiri selama Olimpiade Tokyo. Dia pun disambut bak pahlawan saat kembali ke negaranya.
Lalu apa kegiatan setelah Olimpiade Tokyo?
Baru-baru ini Kevin mengungkapkan kegiatannya usai Olimpiade saat wawancara dengan emisorasunidas. Dia mengaku kini fokus berlatih untuk meningkatkan skillnya.