Di sisi lain, Partai Republik di DPR Amerika Serikat menyatakan dana federal mungkin tertahan akibat penutupan sebagian Departemen Keamanan Dalam Negeri. Situasi tersebut dipicu tuntutan Partai Demokrat yang ingin pembatasan diterapkan pada agen Immigration and Customs Enforcement.
Persoalan lain muncul di Foxborough, Massachusetts. Stadion milik klub NFL New England Patriots dijadwalkan menjadi tuan rumah tujuh pertandingan, dimulai dari laga Haiti melawan Skotlandia pada 13 Juni hingga perempat final pada 9 Juli.
Namun Dewan Kota Foxborough menolak mengeluarkan izin pertandingan kecuali FIFA membayar USD7,8 juta atau sekitar Rp155 miliar untuk menutup biaya kepolisian dan pengeluaran lainnya. Pemerintah kota menilai mereka tidak termasuk dalam perjanjian tuan rumah antara FIFA dan Boston.
Harga tiket juga memicu gelombang kritik dari penggemar. FIFA memiliki sekitar 7 juta kursi yang harus terisi untuk seluruh pertandingan dan mengklaim menerima lebih dari 500 juta permintaan tiket.
Presiden FIFA Gianni Infantino menyatakan seluruh 104 pertandingan telah terjual habis. Namun sebagian penggemar masih menerima email yang memberi kesempatan tambahan 48 jam untuk membeli tiket.