Nasib serupa menimpa Marcos Santos. Pelatih asal Brasil itu harus meninggalkan Arema FC setelah Singo Edan mengalami kekalahan telak 1-5 dari Persija pada pekan keenam Super League 2026-2027, Rabu (21/10/2026).
Arema FC secara resmi mengakhiri kerja sama dengan Santos pada Jumat (23/10/2026). Keputusan tersebut diambil setelah manajemen mengevaluasi performa tim yang gagal meraih kemenangan dalam lima pertandingan beruntun.
Dua pergantian pelatih tersebut memperlihatkan besarnya tekanan yang dihadapi juru taktik klub Super League. Bagi Shin Tae-yong, situasi tersebut tetap menyedihkan meskipun pergantian pelatih merupakan salah satu risiko dalam sepak bola profesional.
Shin Tae-yong menegaskan hubungan antarpelatih tidak sebatas persaingan untuk memenangkan pertandingan. Dia memandang para juru taktik sebagai rekan seprofesi yang mempunyai ikatan kuat karena bekerja di lingkungan sepak bola yang sama.
"Sebagai sesama rekan bisnis dan insan sepak bola, saya menganggap kita semua sebagai satu keluarga," kata Shin Tae-yong dalam konferensi pers menjelang pertandingan melawan Persik Kediri, Minggu (25/10/2026).