3 Cara Usir Gianni Infantino dari Kursi Presiden FIFA usai Kontroversi Jual Saham Piala Dunia
Tekanan terhadap Infantino semakin besar setelah penasihat seniornya, Carlos Codeiro, mengundurkan diri. Dalam pernyataannya, Codeiro menyebut proposal tersebut sebagai "kesepakatan yang buruk bagi sepak bola".
Tidak hanya itu, Chief Operating Officer FIFA Kevin Lamour juga mengancam mundur setelah merasa "ditipu" oleh Infantino. Tekanan global akhirnya membuat Infantino membatalkan rencana tersebut pada dini hari Sabtu (1/8).
Pembatalan itu belum langsung mengakhiri kontroversi. UEFA menjadi salah satu badan sepak bola pertama yang merespons keputusan tersebut dengan menyatakan kehilangan kepercayaan terhadap Infantino serta menyebut skema itu sebagai "kesepakatan buruk di balik layar".
Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) bahkan meminta dilakukan "peninjauan penuh terhadap kepemimpinan FIFA" melalui pernyataan di X. Desakan agar Infantino meninggalkan kursi Presiden FIFA pun semakin kuat.
Mantan Ketua FA David Bernstein menilai Infantino masih memiliki peluang mempertahankan jabatannya selama dia tetap mendapat dukungan dari asosiasi-asosiasi anggota FIFA.