Ramos membuka keunggulan melalui penalti pada menit ke-24. Rabiot kemudian menggandakan skor pada menit ke-43, disusul gol Gila pada menit ke-57 yang membawa Milan unggul 3-0.
Milan sebenarnya berpeluang memperbesar keunggulan ketika mendapatkan penalti kedua. Namun, Ramos gagal memaksimalkan kesempatan tersebut setelah tendangannya digagalkan kiper Atalanta, Marco Carnesecchi.
Selepas unggul tiga gol, intensitas permainan Milan mengalami penurunan. Atalanta memanfaatkan situasi itu dengan memperkecil ketertinggalan melalui Gianluca Gaetano pada menit ke-66 dan Nikola Krstovic pada menit ke-81.
Tekanan Atalanta membuat pertahanan Rossoneri bekerja semakin keras pada pengujung pertandingan. Mike Maignan bahkan harus melakukan sejumlah penyelamatan penting untuk memastikan Milan mempertahankan keunggulan 3-2.
Perubahan drastis tersebut menjadi bahan evaluasi bagi Amorim. La Gazzetta dello Sport menyoroti kemungkinan sistem permainan dengan tuntutan fisik tinggi menjadi salah satu penyebab Milan kesulitan mempertahankan kualitas performa selama pertandingan berlangsung.