Meski demikian, faktor kelelahan belum dapat disebut sebagai satu-satunya penyebab. Penurunan konsentrasi dan perubahan situasi pertandingan juga menjadi aspek yang perlu diperhatikan dalam evaluasi permainan Milan.
Di balik persoalan tersebut, Ruben Amorim tetap mendapatkan apresiasi atas perkembangan permainan AC Milan. Pelatih berusia 41 tahun itu dinilai mulai berhasil membangun identitas tim yang lebih jelas, terutama dalam organisasi serangan dan keberanian menekan lawan.
Pujian juga diberikan atas keberanian Amorim melakukan rotasi pemain. Dia membuat tujuh perubahan dalam susunan pemain utama setelah Milan menghancurkan RB Salzburg 4-0 pada pertandingan Liga Europa, Kamis (15/10/2026).
Meski melakukan perubahan besar, Milan tetap mampu menghasilkan tiga gol ke gawang Atalanta. Kondisi ini menunjukkan kedalaman skuad mulai memberikan kontribusi terhadap penerapan pendekatan taktik Amorim.
La Gazzetta dello Sport turut mengapresiasi kemampuan Rossoneri menciptakan peluang serta perkembangan karakter permainan mereka. Milan dinilai sudah menunjukkan kemajuan, terutama dalam membangun serangan dengan tempo tinggi.