“Tugas pelatih sangat sulit karena harus mengelola banyak hal. Ada hubungan dengan pemain, klub, media, dan suporter. Yang paling sulit adalah hubungan dengan manusia, dan itu juga yang paling penting,” kata dia.
Meski sering disebut lebih sebagai man-manager, Ancelotti menegaskan pandangan itu keliru.
“Saya tidak memenangkan gelar hanya karena hubungan saya dengan pemain,” kata dia.
Dia menjelaskan hubungan baik memang membantu mengeluarkan kemampuan maksimal pemain, tetapi itu hanya satu bagian dari permainan.
“Hubungan dengan pemain membantu mengeluarkan kemampuan terbaik mereka, bahkan kadang lebih dari maksimal. Tapi itu hanya satu bagian dari sepak bola. Saya tidak peduli orang menilai saya taktik atau bukan. Saya hanya tahu semua aspek permainan dengan sangat baik,” kata dia.