Dia juga menyinggung nilai budaya yang dia kagumi dari Brasil.
“Brasil masih menjaga budayanya. Mereka menghargai keluarga dan agama. Di Eropa, hal itu mulai berkurang. Saya sangat mengagumi energi dan kebahagiaan masyarakat Brasil,” kata dia.
Ancelotti juga membahas peran Vinicius Junior yang dia latih di Real Madrid. Dia ingin mengurangi beban sang pemain di tim nasional.
“Vinicius memikul tanggung jawab besar untuk Brasil. Itu bisa menjadi beban. Tugas kami adalah mengurangi tekanan itu agar dia bermain dengan bebas dan penuh energi,” kata dia.
Dia menegaskan Brasil tidak boleh bergantung pada satu pemain saja.
“Dia pemain spektakuler yang bisa memenangkan pertandingan sendirian. Tapi kita tidak butuh satu bintang utama. Kita harus berpikir sebagai tim. Itu satu-satunya cara memenangkan Piala Dunia,” kata dia.
Soal Neymar, Ancelotti memberi sinyal peluang terbuka bagi sang bintang.
“Pemanggilan Neymar hanya bergantung pada dirinya. Itu tergantung apa yang dia tunjukkan di lapangan. Itu berlaku untuk semua pemain. Dengan Neymar, kami hanya menilai kondisi fisiknya karena bakatnya tidak diragukan,” kata dia.