Menariknya, lirik anthem Liga Champions menggunakan tiga bahasa resmi UEFA, yakni Inggris, Prancis dan Jerman. Perpaduan tersebut menjadi salah satu ciri khas yang membuat lagu ini mudah dikenali sebelum pertandingan dimulai.
Liriknya diawali dengan bagian berbahasa Prancis dan Jerman yang memiliki makna tentang tim-tim terbaik, kemudian dilanjutkan bagian berbahasa Inggris yang memperkenalkan pertandingan utama dan para juara.
Bagian berikutnya kembali mengulang tema tentang tim terbaik dan pertandingan besar sebelum ditutup dengan seruan mengenai para juara.
Versi penuh anthem Liga Champions memiliki durasi sekitar tiga menit. Namun, mayoritas penonton lebih akrab dengan versi orkestranya yang dimainkan sebelum pertandingan dimulai.
Kini, polemik mengenai aransemen tersebut kembali muncul tepat ketika Liga Champions memasuki musim baru. Desakan fans untuk mengembalikan versi lama menunjukkan kuatnya ikatan emosional penonton dengan musik yang selama puluhan tahun menjadi penanda dimulainya pertandingan terbesar di Eropa.