Pelatih asal Brasil itu memastikan evaluasi besar akan dilakukan setelah dua kekalahan menyakitkan ini. “Pasti nanti ada evaluasi tapi evaluasi itu kita akan lakukan internal antara staf pelatih maupun pemain, tetapi kita pasti ada hal-hal yang kita mau koreksi,” ucapnya.
Dengan dua pekan jeda sebelum menghadapi Persebaya Surabaya pada 20 Desember, Lefundes memiliki waktu untuk memperbaiki performa tim. Laga tersebut bisa menjadi titik balik atau makin menjerumuskan Borneo FC dari puncak klasemen, mengingat tekanan kini semakin besar.
Kemenangan Persib tidak hanya membuat Borneo FC kehilangan tiga poin, tetapi juga memperlihatkan celah yang mulai terbuka lebar pada skuad Pesut Etam. Konsistensi yang sebelumnya menjadi kekuatan utama perlahan pudar di dua pertandingan terakhir.
Persib, sebagai juara bertahan, kembali menunjukkan kapasitasnya sebagai tim besar yang mampu menghajar pemuncak klasemen dengan dominasi dan efektivitas. Kekalahan ini menjadi alarm keras bagi Borneo FC jika tidak segera menemukan ritme terbaiknya kembali.