Saka menjadi pemain Inggris pertama yang memenangkan penghargaan tersebut. Sebelumnya, Sadio Mane meraih gelar perdana pada 2022 berkat kontribusi amalnya di Senegal, sedangkan Vinicius Junior mendapatkannya pada 2023 atas kegiatan sosial di Brasil dan upayanya melawan rasisme.
Pada 2024, Jennifer Hermoso menjadi perempuan pertama yang memenangkan Socrates Award. Dia mendapat pengakuan atas upayanya meningkatkan kesadaran mengenai pelecehan seksual setelah insiden ciuman tanpa persetujuan yang melibatkan mantan Presiden Federasi Sepak Bola Spanyol, Luis Rubiales, seusai Spanyol menjuarai Piala Dunia Wanita.
Setahun kemudian, Luis Enrique menerima penghargaan tersebut berkat kiprahnya melalui Xana Foundation. Yayasan itu didirikan setelah putrinya yang berusia enam tahun, Xana, meninggal dunia dan berfokus membantu anak-anak yang menderita penyakit serius beserta keluarga mereka.
Kemenangan Saka pada Ballon d’Or 2026 menambah daftar pesepak bola yang menggunakan pengaruhnya untuk kegiatan sosial. Namun, perhatian dalam pidatonya kali ini juga tertuju pada kisah Biringiro, yang menggambarkan bagaimana akses terhadap perawatan medis dapat membantu seorang anak kembali menikmati masa kecil dan menatap masa depan dengan optimisme.