Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Selundupkan 1,1 Kg Serbuk Emas Senilai Rp2,9 Miliar ke Malaysia, WN India Ditangkap
Advertisement . Scroll to see content

Modus WN India Selundupkan Serbuk Emas Rp2,9 Miliar di Bandara Juanda, Terungkap lewat Rontgen

Rabu, 28 Oktober 2026 - 02:09:00 WIB
Modus WN India Selundupkan Serbuk Emas Rp2,9 Miliar di Bandara Juanda, Terungkap lewat Rontgen
TNI AL dan Bea Cukai menggagalkan penyelundupan 1,1 kg serbuk emas senilai Rp2,9 miliar oleh WNA India. (Foto: TNI AL)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - TNI Angkatan Laut (TNI AL) bersama Bea Cukai menggagalkan penyelundupan 1,1 kg serbuk emas ilegal senilai Rp2,9 miliar di Bandara Internasional Juanda, Sidoarjo, Jawa Timur. Pelaku merupakan warga negara India berinisial MM (31) yang menyembunyikan serbuk emas tersebut di dalam tubuhnya.

Dikutip dari laman TNI AL, Selasa (27/10/2026), pengungkapan kasus ini melibatkan Pangkalan Udara TNI AL (Lanudal) Juanda di bawah jajaran Pusat Penerbangan TNI Angkatan Laut (Puspenerbal), Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean Juanda, serta sejumlah pemangku kepentingan terkait.

Komandan Lanudal Juanda Kolonel Laut (P) Henoch Nasarius Virzawan menyampaikan pengungkapan kasus ini bermula pada Kamis (22/10/2026). Saat itu, Satgas Pengamanan (Satgaspam) TNI AL Lanudal Juanda bersama Bea Cukai menerima informasi intelijen mengenai seorang calon penumpang pesawat Malaysia Airlines nomor penerbangan MH-870 dengan rute Surabaya-Kuala Lumpur, Malaysia.

Petugas kemudian memeriksa MM. Untuk memastikan kecurigaan tersebut, pelaku dibawa ke rumah sakit guna menjalani pemeriksaan rontgen. 

Hasil pemeriksaan menunjukkan adanya tiga benda mencurigakan di dalam tubuhnya.

Setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, diketahui benda tersebut merupakan serbuk emas yang dikemas dalam tiga kondom, kemudian dimasukkan ke dalam tubuh untuk mengelabui petugas bandara.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut