Indra menjelaskan, proses seleksi hingga mengerucut menjadi 23 pemain bukan pekerjaan singkat. Pada tahap awal, dia memanggil 32 pemain untuk mengikuti pemusatan latihan. Selain berlatih taktik dan fisik, para pemain juga diuji melalui empat laga uji coba melawan India U-22 dan Mali U-22 sebagai bagian dari evaluasi performa sebelum keputusan akhir diambil.
Pelatih asal Sumatera Barat itu menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang membantu kelancaran TC dan pemanggilan pemain. Dia menegaskan, empat pemain diaspora yang dipilih sudah mendapatkan izin resmi dari klub masing-masing untuk membela Timnas Indonesia U-22 di SEA Games Thailand 2025.
“Dalam kesempatan ini kami ucapkan terima kasih untuk PSSI yang berupaya memastikan pemain abroad yang bisa ikut serta ke SEA Games 2025 ini walaupun bukan Kalender FIFA,” tutur Indra.
Indra juga memberikan apresiasi kepada pihak liga dan klub yang terlibat dalam proses pelepasan pemain. “Terima kasih juga untuk I.League dan klub-klub yang sudah membantu dalam pembentukan skuad Timnas SEA Games 2025 sampai penetapan sebanyak 23 pemain ini,” pungkasnya.
Dengan TC yang tuntas, komposisi 23 pemain sudah lengkap, dan kehadiran empat pemain diaspora yang berkarier di Eropa, Timnas Indonesia U-22 diharapkan mampu tampil kompetitif di SEA Games Thailand 2025 dan menjaga reputasi Skuad Garuda di level Asia Tenggara.