Erick Thohir Jelaskan Hambatan untuk Hidupkan Lagi Piala Indonesia

Andri Bagus Syaeful
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir. (Foto: IMG/Andika Rachmansyah)

Pria berkacamata ini juga mengingatkan bahaya penyebaran informasi yang instan di media sosial. Ia meminta agar pernyataan soal turnamen ini tidak dipelintir hanya dalam hitungan detik.

“Jadi terkait Piala Indonesia begitu. Nanti jangan diedit dua detik. Kan senangnya diedit dua detik,” tambahnya.

Selain itu, Erick menyoroti aspek biaya dan kesehatan pemain. Ia khawatir biaya operasional klub akan melonjak serta risiko cedera pemain meningkat jika agenda pertandingan terlalu padat.

“Saya rasa biaya logistik, pemain yang cedera. Apalagi kalau saya kepentingannya, mohon maaf, tiba-tiba pemain Timnas Indonesia cedera semua. Pengganti yang tidak ada. Talent pool kita baru tipis. Ini realitanya,” tutupnya.

Dengan berbagai tantangan tersebut, Erick menegaskan bahwa proses revitalisasi Piala Indonesia mesti dilakukan secara bertahap, melibatkan koordinasi erat antara PSSI, klub, dan pemangku kepentingan lainnya.

Editor : Abdul Haris
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Genap 120 Tahun, IMI Diminta Dorong Sport Tourism Indonesia Makin Kuat

57 tahun lalu

Indonesia Berpeluang Jadi Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup 2026, Dua Stadion Disiapkan

57 tahun lalu

Kongres PSSI 2026 Digelar Saat Timnas Indonesia Vs Vietnam, Erick Thohir Siapkan Agenda Spesial

57 tahun lalu

Kontingen Indonesia Dapat Pengawalan Khusus Menuju Asian Games 2026

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal