Erick Thohir Jelaskan Hambatan untuk Hidupkan Lagi Piala Indonesia

Andri Bagus Syaeful
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir. (Foto: IMG/Andika Rachmansyah)

JAKARTA, iNews.id – Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, membuka suara terkait wacana pengaktifan kembali Piala Indonesia yang sudah absen selama enam tahun. Menurutnya, menghidupkan kembali turnamen ini bukan perkara mudah, karena banyak tantangan struktural yang harus diselesaikan.

Terakhir kali Piala Indonesia digelar pada 2019, dan dimenangkan oleh PSM Makassar usai menaklukkan Persija Jakarta 2–1 di babak final. Sejak itu, kompetisi ini vakum dan belum ada rencana final yang konkret untuk kembali menyelenggarakannya.

Erick menyatakan sangat mendukung inisiatif publik dan klub untuk menghidupkan kembali turnamen ini. Namun, sebagai negara kepulauan, Indonesia menghadapi kendala geografis yang jauh lebih kompleks dibandingkan negara-negara tetangga di Asia Tenggara.

“Saya sangat welcome. Liga 1 ada 18 klub, negara mana di Asia Tenggara yang kompetisinya juga diisi 18 tim? Tidak ada. Geografis Indonesia, dari ujung ke ujung, naik pesawat delapan jam, bukan naik mobil yang delapan jam,” tegasnya.

Ia menambahkan, jumlah klub yang banyak dan jarak tempuh antar pulau menjadi beban tersendiri dalam penyusunan jadwal dan biaya logistik turnamen semacam ini.

Editor : Abdul Haris
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Genap 120 Tahun, IMI Diminta Dorong Sport Tourism Indonesia Makin Kuat

57 tahun lalu

Indonesia Berpeluang Jadi Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup 2026, Dua Stadion Disiapkan

57 tahun lalu

Kongres PSSI 2026 Digelar Saat Timnas Indonesia Vs Vietnam, Erick Thohir Siapkan Agenda Spesial

57 tahun lalu

Kontingen Indonesia Dapat Pengawalan Khusus Menuju Asian Games 2026

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal