Menurut Capello, solusi paling efektif adalah menempatkan mantan pemain di ruang kontrol VAR.
“Tempatkan satu (mantan pemain) di sana, dan katakan kepada wasit: ‘Saya rasa itu bukan penalti’, atau ‘Saya rasa itu penalti’. Bersama UEFA, kami menganalisis 20 situasi penalti. Ketika ditinjau oleh mantan pemain dan pelatih, enam di antaranya dianggap penalti dan 14 bukan," ucapnya.
Capello menegaskan, dengan melibatkan pengalaman mantan pemain, keputusan VAR bisa lebih akurat dan adil, mengurangi kontroversi yang terus menghantui sepak bola modern.