Barcelona masih memiliki kendali kuat atas masa depan Gavi. Sang gelandang terikat kontrak dengan klub Catalan tersebut hingga 2030, sementara pelatih Hansi Flick tidak ingin kehilangan pemain yang dianggap penting dalam proyeknya.
Gavi sendiri pernah berbicara mengenai hubungannya dengan Flick setelah melewati periode sulit akibat cedera.
"Saya sangat menderita, sayangnya, dalam dua tahun terakhir. Itulah sepak bola.
"Itu cedera serius dan Anda harus kuat secara mental, dan saya sudah melakukannya. Itu salah satu kekuatan saya. Saya berada di level ini karena mentalitas yang saya miliki. Tidak mudah bermain dengan ritme seperti ini setelah mengalami dua cedera serius. Saya sudah melakukannya dan saya bangga.
"Untungnya, pelatih sangat mempercayai saya. Dia seperti seorang ayah bagi saya. Saya sangat berterima kasih kepadanya. Tidak mudah untuk bisa bermain setelah cedera ini. Dia tahu bakat dan mentalitas saya serta tahu pentingnya saya bagi tim. Dia mempercayai saya sepenuhnya."
Penolakan Gavi membuat Manchester United harus kembali mengalihkan perhatian ke target lain. Carrick masih membutuhkan gelandang ketiga untuk melengkapi komposisi lini tengahnya, tetapi waktu di bursa transfer semakin terbatas.