SURABAYA, iNews.id – Jelang laga penting melawan Laos di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026, Pelatih Timnas Indonesia U-23, Gerald Vanenburg, menyampaikan kekhawatirannya soal kondisi fisik dan minimnya menit bermain pemain muda di level klub. Hal ini dinilainya bisa berdampak serius pada performa Garuda Muda di turnamen.
“Ada pemain-pemain yang baik, begitu mereka klubnya masing-masing, tapi mereka tidak bermain. Ada pemain yang bisa bermain tiga permainan di Timnas, tapi di klubnya hanya bermain 40 menit,” ujar Vanenburg dalam konferensi pers di Surabaya.
Meski regulasi Liga Indonesia mewajibkan pemain U-23 tampil minimal 45 menit, Vanenburg menilai itu belum cukup. Beberapa pemain kunci Timnas masih kekurangan jam terbang di kompetisi resmi bersama klubnya masing-masing.
Ia menekankan pentingnya peran klub dalam memberi kesempatan bermain lebih banyak, agar pemain berkembang secara teknis maupun fisik.
“Kalau tidak bermain hari kemudian lagi, pertandingan persahabatan fisiknya akan turun, kualitasnya akan turun. Jadi itu penting, bagi klub memberikan peluang kesempatan bermain, supaya mereka juga level up dari sisi pertandingan, ini sangat susah dan itu kendala bagi kita,” tambahnya.