Aubameyang kini melengkapi daftar tersebut dari era yang berbeda. Deportivo juga menjadi satu-satunya klub yang memiliki tiga pemain dalam kelompok khusus pencetak gol pada lima jornada pembuka secara beruntun.
Dampak Aubameyang untuk Deportivo tidak berhenti pada rekor pribadi. Setelah lima pertandingan, dia sudah mengoleksi lima gol dan dua assist.
Kontribusi tersebut membuat Aubameyang terlibat langsung dalam bagian penting dari produksi serangan Deportivo. Pengalamannya menjadi salah satu modal utama tim asuhan Antonio Hidalgo dalam menjalani musim setelah kembali ke kompetisi kasta tertinggi.
Start Deportivo juga berada di luar ekspektasi awal. Setelah melewati lima jornada, klub asal Galicia tersebut belum terkalahkan dan mulai mencuri perhatian sebagai salah satu tim dengan awal musim paling menarik di LaLiga.
Sebagian besar sorotan itu tidak lepas dari Aubameyang. Dia datang ke A Coruña pada usia 37 tahun setelah menjalani karier bersama sejumlah klub besar Eropa.
Namun, usia tidak menjadi penghalang bagi Aubameyang untuk langsung memberikan dampak. Statistik lima pertandingan pertamanya justru memperlihatkan ketajaman striker berpengalaman tersebut.
Dan kini Aubameyang berdiri sejajar dengan Zlatan Ibrahimovic sebagai pemain yang mampu mencetak gol dalam setiap lima jornada pertama LaLiga sejak pencapaian bintang Swedia tersebut bersama Barcelona pada 2009.