Persija masih menguasai puncak klasemen Super League 2026/2027 dengan koleksi 18 poin. Namun, performa mereka dalam dua pertandingan terakhir belum memuaskan karena kalah dari Dewa United di liga dan kemudian ditahan imbang PSMS Medan dalam League Cup.
Hasil melawan PSMS terasa mengecewakan bagi Persija. Mereka sempat unggul melalui gol Figo Dennis, tetapi gagal mempertahankan keunggulan hingga pertandingan berakhir setelah kebobolan pada menit-menit akhir.
Di kubu lawan, Persebaya juga sedang berusaha keluar dari periode sulit. Tim besutan Bernardo Tavares baru mencatat tiga kemenangan dari delapan pertandingan Super League 2026/2027, meski baru sekali menelan kekalahan di kompetisi tersebut.
Hasil buruk juga dialami Bajul Ijo di League Cup. Mereka tersingkir setelah dikalahkan Kendal Tornado yang berkompetisi di Liga 2. Kekalahan itu menambah tekanan terhadap Persebaya, terutama setelah gaya bermain bertahan yang diterapkan Bernardo Tavares mendapat kritik dari suporter.
Bernardo mengakui timnya tidak tampil cukup klinis ketika menghadapi Kendal Tornado. Dia juga menyatakan siap bertanggung jawab atas hasil negatif yang diperoleh timnya.