BANDUNG, iNews.id – MilkLife Soccer Challenge Bandung & Yogyakarta Seri 2 2025–2026 menghadirkan kejutan besar dengan kemunculan juara baru dan persaingan yang kian sengit di level sepak bola putri usia dini. Turnamen ini menegaskan perubahan peta kekuatan setelah tidak ada satu tim pun yang mendominasi podium juara.
Di Bandung, SDN 035 Soka keluar sebagai kampiun Kategori Usia 10, sementara SDN 036 Ujungberung mengamankan gelar Kategori Usia 12. Kedua sekolah tersebut meraih titel pertama mereka sepanjang keikutsertaan di MilkLife Soccer Challenge.
Sementara di Yogyakarta, kejutan lebih terasa saat SDN Nglarang yang berstatus debutan sukses merebut gelar juara KU 10. Untuk KU 12, SD Muhammadiyah Sapen memastikan diri sebagai kampiun setelah laga final yang berlangsung ketat.
Pelatih Kepala MilkLife Soccer Challenge, Timo Scheunemann, menilai kemunculan juara baru menjadi bukti peningkatan kualitas peserta. Intensitas latihan di sekolah maupun SSB serta motivasi meraih hasil lebih baik membuat atmosfer kompetisi semakin panas dari seri ke seri.
“Kita bisa melihat hasil juara ini membuktikan bahwa mereka sudah semakin rutin berlatih, ada rasa tidak ingin kalah dan mendapat hasil lebih baik dari seri sebelumnya. Mereka sekarang juga sudah lebih paham posisi dan penguasaan bola. Tentu ini menjadi angin segar dari segi iklim kompetisi. Persaingan di setiap seri justru semakin sengit, juara tidak didominasi oleh satu tim saja,” ujar Timo.
Pelatih berlisensi UEFA A Pro di Koeln, Jerman, sejak 2007 itu juga terkesan dengan performa peserta MLSC Bandung 2025–2026. Dia melihat potensi besar yang membuatnya optimistis terhadap peluang All-Stars Bandung di ajang nasional mendatang.
“Jika dilihat dari hasil MLSC Bandung Seri 2 2025–2026, All-Star Bandung nanti termasuk salah satu yang punya kans untuk juara. Tapi saya harus melihat terlebih dulu dan kumpulkan pemain-pemain yang kita pilih, kita bandingkan. Karena mereka di MLSC All-Stars sebelumnya bermain dengan pemain-pemain yang kurang bagus. Nanti kalau sudah dikumpulkan sama pemain yang lumayan bagus, kita pilih lagi,” ucap Timo.