ANDORRA, iNews.id – Kiper FC Andorra, Jesus Owono, akhirnya buka suara setelah striker Tenerife, Jesus de Miguel, meninggal dunia akibat henti jantung seusai berbenturan dengannya dalam pertandingan divisi kedua Liga Spanyol. Penjaga gawang berusia 25 tahun itu mengungkapkan kesedihan mendalam dan menyebut tragedi tersebut membuatnya menjalani hari-hari paling sulit dalam hidupnya.
De Miguel meninggal dunia pada Selasa (3/11/2026), sehari setelah mengalami benturan dengan Owono dalam pertandingan yang berlangsung Senin (2/11/2026). Penyerang Tenerife berusia 30 tahun itu mengalami henti jantung setelah insiden di lapangan.
Owono sendiri menerima kartu merah akibat kejadian tersebut. Namun, sorotan terhadap sang kiper semakin besar setelah kabar kematian De Miguel mengguncang dunia sepak bola.
Melalui pernyataan resmi yang disampaikan FC Andorra pada Rabu (4/11/2026), Owono mengaku masih kesulitan menerima kenyataan. Dia bahkan tidak mampu menemukan kata-kata untuk menggambarkan perasaannya setelah tragedi tersebut.
"Ini menjadi hari-hari paling sulit dalam hidup saya. Saya kesulitan menemukan kata-kata dan sangat sulit mencerna semua yang telah terjadi," ujar Owono, dikutip dari Gulf News.