Di tengah tekanan tersebut, rekan setimnya, Lautaro Spatz, memberikan dukungan. Dia membela Owono dan menegaskan orang-orang yang mengenal sang penjaga gawang memahami betapa besar dampak emosional insiden tersebut terhadap dirinya.
Spatz juga meyakini Owono tidak akan pernah dengan sengaja mencederai pemain lain. Pembelaan itu disampaikan ketika sang kiper menghadapi sorotan akibat benturan yang berujung tragedi.
Sementara itu, otoritas Spanyol telah membuka penyelidikan untuk mengungkap keadaan yang menyebabkan kematian De Miguel. Langkah tersebut merupakan prosedur standar dalam penanganan kasus kematian tidak wajar.
Kematian striker Tenerife tersebut juga memicu gelombang duka dari berbagai kalangan sepak bola. Para pemain, klub, hingga suporter menyampaikan penghormatan terakhir kepada De Miguel.
Di tengah penyelidikan yang berlangsung, Owono masih harus menghadapi kesedihan mendalam dan tekanan setelah insiden tersebut. Melalui pernyataannya, dia menegaskan fokus utamanya saat ini adalah mengenang De Miguel dan menghormati keluarga yang ditinggalkan.