Herdman juga menekankan pentingnya kehadiran pelatih Timnas di tengah kompetisi domestik. Menurut dia, kehadiran tersebut memberi pesan langsung kepada pemain soal peluang di level nasional.
“Saya pikir itu adalah peran penting bagi sebuah pelatih, di mana Anda terlihat dan para pemain tahu bahwa Anda ada di sana,” ujarnya.
Pelatih berusia 50 tahun itu menegaskan proses pemantauan tidak bersifat singkat. Dia sudah menyiapkan agenda khusus untuk menyaksikan pemain Indonesia dalam rentang waktu cukup panjang.
“Untuk saya menyaksikan pemain Indonesia sebanyak yang saya bisa untuk 2-3 bulan ke depan. Kami punya tahun yang sibuk kali ini,” ucap Herdman.
Agenda Timnas Indonesia memang padat pada 2026. Tim Merah Putih dijadwalkan tampil di FIFA Series pada Maret, lalu berlanjut ke Hyundai Cup atau Piala AFF.
“Kami ada FIFA Series pada Maret nanti, lalu Hyundai Cup. Dan saya pikir kami butuh skuad yang besar musim ini,” katanya.