Pelatih asal Korea Selatan itu menambahkan pertandingan pertama selalu menghadirkan tantangan tersendiri, terutama ketika tim masih menjalani proses adaptasi.
"Wajar jika ada kekurangan. Tapi, saya percaya ke depannya tim ini akan bermain lebih baik lagi dan menunjukkan performa yang semakin meningkat. Mengenai gol bunuh diri, itu adalah bentuk salah komunikasi antara kiper dan pemain belakang. Tentu ke depannya hal seperti itu tidak boleh terulang lagi," ujarnya.
Meski mengawali turnamen dengan kekalahan, Shin Tae-yong tetap optimistis Persija akan terus berkembang. Dia berharap peningkatan performa tim dapat terlihat seiring bertambahnya waktu persiapan dan semakin kuatnya chemistry antarpemain menjelang bergulirnya kompetisi musim 2026/2027.